Selasa, 05 Juni 2012

Kelompok Dalam Organisasi

Kelompok Dalam organisasi
A. Definisi Kelompok
Kelompok itu adalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaanya dan saling berinteraksi dan memiliki tujuan yang sama. Maka dari semua itu menimbulkan kelompok-kelompok sosial/social group, sehingga untuk terbentuknya suatu kelompok tersebut diperlukannya beberapa persyaratan, yaitu:

  • Adanya kesadaran sebagai dari suatu kelompok.
  • Memiliki suatu struktur,kaidah serta pola perilaku yang sama.
  • Mempunyai norma-norma yang mengatur hubungan di antara anggotanya.
  • Mempunyai kepentingan bersama.
  • Adanya interaksi dan komunikasi diantara anggotanya.


B. Jenis Kelompok
  • Kelompok formal
Pada kelompok ini ditandai dengan adanya peraturan dan Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART) yang ada. Anggotanya diangkat oleh organisasi.
Contoh dari kelompok ini adalah semua perkumpulan yang memiliki AD/ART

  • Kelompok informal
Merupakan suatu kelompok yang tumbuh dari proses interaksi, daya tarik, dan kebutuhan seseorang. Keanggotaan kelompok biasanya tidak teratur dan keanggotaanya biasanya ditentukan oleh daya tarik bersama dari individu dan kelompok. Kelompok ini terjadi pembagian tugas yang jelas tapi bersifat informal dan hanya berdasarkan kekeluargaan dan simpati.
Contoh dari kelompok ini adalah kelompok arisan.

C. Pengalaman
Saya memiliki pengalaman berorganisasi pada saat waktu bersekolah di tingkat menengah atas. Pada saat itu saya bergabung dalam organisasi kerohanian islam (ROHIS SMAN 109 JAKARTA) dan memeiliki jabatan sebagai bendahara, dimana didalam organisasi tersebut memiliki struktur dan aturan yang menyangkut setiap anggotanya.
Setiap anggota yang bergabung memiliki kesadaran akan peran dan aturan yang ada di dalam organisasi tersebut. Organisasi kerohanian Islam ini memiliki struktur dari ketua yang memiliki fungsi yang sangat besar hingga anggota biasa yang tergabung di dalamnya.
Pada setiap perayaan hari besar islam, organisai kami selalu mengadakan kegiatan berdasarkan momentum tersebut. Contohnya, Maulid Nabi Muhammad saw dan peryaan Isra’ Mi’raj.

D. Hambatan
Dalam berorganisasi banyak sekali hambatan yang melemahkan dan menguatkan organisasi kami. Tapi dengan adanya rasa sadar pada setiap anggota membuat semua hambatan kami lewati dengan mudah.
Hambatan yang dapat melemahkan dapat berupa rasa malas pada diri setiap anggota organisasi. Hal ini juga terjadi pada saya dan dapat mengakibatkan kurang kondusifnya dalam melaksanakan setiap program kerja yang ada sehingga tujuan dari organisasi menjadi kabur dari target yang telah di tetapkan.
Hambatan yang dapat menguatkan organisasi kami adalah identitas yang dimiliki seluruh anggota organisasi sehingga membuat kami benar-benar terjun dalam dunia yang lebih luas. Seperti saya yang menganggarkan dana dalam setiap acara yang akan dibuat membuat saya semakin mampu untuk melakukan manajemen dana yang tersedia agar dana tersebut dapat digunakan oleh setiap bagian yang memerlukan dana.

E. Solusi
Solusi yang ada dalam setiap hambatan adalah pemberian motivasi yang dilakukan secara internal dan eksternal oleh organisai.  Seseorang yang dikatakan sebagai leader dalam suatu organisasi memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan semangat jiwa setiap anggota organisasi.
Hal ini dapat di contohkan, bahwa seorang ketua ROHIS kami dapat memotivasi dan membangun semangat anggota-anggotanya, hal ini terbukti bahwa rekan kami menjadi juara di ajang perlombaan marawis dan nasyid.
Secara eksternal motivasi ini telah ada pada program kerja yang telah dibuat yaitu dengan mengadakan training motivasi yang dihadiri oleh trainer yang memiliki kualitas.

F. Pemecahan
Dalam berorganisasi, perlu disadari peran dan kewajiban yang dimiliki oleh setiap anggota.  Hubungan dalam setiap anggota menciptakan komunikasi yang baik, sehingga setiap anggota dapat memahami aturan yang berlaku dan sanksi yang akan didapat bila terbukti melanggar aturan tersebut. Hal ini dilakukan agar tujuan atau kepentingan bersama dapat dicapai dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan.


Jumat, 04 Mei 2012

Teori Pengambilan Keputusan

Pengambilan Keputusan adalah proses pemilihan alternatif solusi untuk suatu masalah. Dalam pengambilan keputusan, masalah adalah suatu kondisi yang tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Berdasarkan tersedianya pemecahan masalah, jenis keputusan yang biasanya muncul adalah :

- Keputusan terprogram : keputusan yg berulang-ulang dan rutin, sehingga dapat diprogram. Keputusan terprogram terjadi dan dilakukan terutama pd manajemen tkt bawah. Contoh : keputusan

- Keputusan tidak terprogram : keputusan yang tidak terjadi berulang-ulang dan tidak selalu terjadi. Keputusan ini terjadi di manajemen tingkat atas. Informasi untuk pengambilan keputusan tidak terprogram tidak mudah untuk didapatkan dan tidak mudah tersedia dan biasanya berasal dari lingkungan luar. Pengalaman manajer merupakan hal yang sangat penting didalam pengambilan keputusan tidak terprogram. Contoh : Keputusan untuk bergabung dengan perusahaan lain adalah contoh keputusan tidak terprogram yg jarang terjadi.


Sumber :
http://www.anneahira.com/pengambilan-keputusan.htm
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=keputusan%20terprogram&source=web&cd=2&sqi=2&ved=0CHAQFjAB&url=http://staffsite.gunadarma.ac.id/d_ikasari/index.php%3Fstateid%3Ddownload%26id%3D10105%26part%3Dfiles&ei=cuOjT-2kJYXtrAfzroCNBg&usg=AFQjCNHHLHuiMdKYCcVxVUrr1dz_wl8h_Q

Selasa, 24 April 2012

PERULANGAN PADA LINUX WITH C

PERULANGAN DALAM BAHASA C

Perintah perulangan dalam Bahasa C ada tiga macam:

1. for
Untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya

2. while
Untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Pengecekan kondisi akan dilakukan terlebih dahulu. Jika kondisi masih bernilai true, maka looping akan terus berlanjut.

3. do while
Untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Instruksi akan dijalankan lebih dahulu, kemudian dilakukan pengecekan kondisi apabila masih bernilai true maka looping akan terus berlanjut.


Bentuk Umumnya :

1. for
Syntax untuk menuliskan perintah for adalah sebagai berikut:

for(inisialisasi nilai; syarat pengulangan; perubahan nilai)
{ statement-yang-akan-diulang;}


2. while
Syntax penulisan while sebagai berikut:

while(syarat-pengulangan)
{ statement-yang-akan-diulang; }


3. do...while
Syntax penulisannya sebagai berikut:

do{ statement-yang-akan-diulang;
}while(syarat-pengulangan);



Contoh Program Sederhana Perulangan :

#include
main()
{
int i;
for(i=0; i<3;>
{
printf("YOU ARE BEAUTIFUL.!!\n");
}
return 0;
}


sumber : http://myth90.blogspot.com/2010/04/perulangan-dalam-bahasa-c.html

Berbahagialah...

Jangan biarkan kesedihan atas kesalahan dan kegagalan di masa lalu Anda, melemahkan semangat hidup Anda hari ini. MASA LALU TIDAK menjadi penentu masa depan.
Bersedia diri untuk tidak mengulangi hubungan kemarahan destruktif, keputusan ceroboh, dan berbicara yang tidak berhati-hati ...
Masukkan waktu baru, jiwa yang baru. Engkau jiwa yang baik yang memiliki hak untuk bahagia.


Orang-orang yang menyesal, sakit hati, atau disiksa tetapi segera bekerja keras setelah shalat, lebih mudah untuk mencapai perdamaian, bukan orang yang hanya mencair di ratapan dan keluhan tapi tidak melakukan apapun untuk mencegah masalah yang sama.

Ingat, semua penderitaan adalah pemberitahuan untuk memperkuat diri mereka sendiri, seperti semua menyenangkan adalah pemberitahuan untuk berhati-hati.


Berikan semua yang berada di luar kemampuan Anda kepada Tuhan, yang ada hanyalah waktu terbaik dan pemecahan masalah.
Jaga jiwa yang baik.
Ingat, kebaikan adalah jalan kebahagiaan ....
Seiring dengan melakukan yang baik, membuka pintu di langit yang dituangkan berkat-berkat dari surga untuk orang-orang yang berbuat baik.
hadiah pertama untuk orang-orang yang berbuat baik adalah kebahagiaan.. :)

Lirik Lagu Bunda...



Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda

Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Reff:
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang

Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya

Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan

Back to reff

Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku...

Kamis, 29 Maret 2012

Perbedaan Kekuasaan dan Wewenang

1. KEKUASAAN Kemampuan yang dimiliki oleh suatu pihak atau seseorang yang digunakan untuk mempengaruhi seseorang atau pihak lain, untuk mencapai apa yang diinginkan oleh pemegang kekuasaan. Max Weber dalam bukunya Wirtschaft und Gesselshaft menyatakan, kekuasaan adalah kemampuan untuk, dalam suatu hubungan sosial, melaksanakan kemauan sendiri meskipun mengalami perlawanan. kekuasaan dibagi menjadi 2 bentuk yaitu : 1. kekuasaan pribadi 2. kekuasaan posisi

2. WEWENANG Wewenang adalah hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu yang telah ditentukan oleh yang memerintah. Kewenangan berhubungan dengan kekuasaan. Kewenangan digunakan untuk mencapai tujuan pihak yang berwenang.

3. PERBEDAAN KEKUASAAN DAN WEWENANG Kekuasaan tidak membutuhkan pernyataan yang sah sedangkan wewenang membutuhkan pernyataan yang sah. Kekuasaan mempunyai kedudukan yang tertinggi, misalnya direktur utama yang memerintah para staf, sedangkan wewenang hanya memilki hak untuk memerintahan kepada bawahan setelah mendapatkan perintah dari atasan.

Peranan Staff Dalam Organisasi

• PENGERTIAN STAFF sekelompok orang yg bekerja sama membantu seorang ketua dl mengelola sesuatu untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang telah ditentukan sebelumnya.

• MACAM-MACAM STAFF Pada dasarnya staf dapat dibedakan menjadi dua macam : STAF PENASIHAT Dibentuk untuk memberikan saran, bantuan, dan jasa kepada seorang manajer. Staf penasihat juga memberikan saran-saran kepada pimpinan terhadap semua bidang yang menjadi tugas dan tanggung jawab pimpinan. Apabila diperlukan Manajer dapat menunjuk atau mengangkat staf penasihat dalam bidang perencanaan, pengorganisasian, pemberian motivasi, pengawasan, dan pengambilan keputusan. Agar saran-saran yang diberikan kepada pimpinan merupakan saran yang sudah matang, obyektif dan telah diuji serta diteliti kebenarannya, maka saran-saran itu harus digarap melalui suatu proses.
Proses pemberian saran tersebut melalui kegiatan sebagai berikut :
1. Pengumpulan data dapat dilakukan dengan mengadakan penelitian atau riset.
2. Mengadakan analisis fakta-fakta, informasi-informasi yang diterima.
3. Mengadakan evaluasi atau penilaian.
4. Membuat berbagai alternatif atau kemungkinan.
5. Mengadakan pemilihan dari berbagai kemungkinan yang dianggap paling baik.
6. Membuat kesimpulan.
7. Merumuskan saran-saran atau pertimbangan-pertimbangan dalam suatu bentuk tertentu sehingga mudah dan cepat dipahami oleh pimpinan.

STAF PELAYANAN ( Staf Specialis ) Yaitu membantu pimpinan dalam melancarkan tugas-tugas organisasi, dalam memberikan pelayanan untuk seluruh lini dan unsur organisasi. Fungsi utama staf pelayanan adalah memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya dalam bentuk kegiatan-kegiatan operasional, bukan memberikan saran atau pertimbangan

• TUGAS STAFF Tugas-tugas yang dapat diberikan kapada staf antara lain adalah sebagai berikut :
a) Mengumpulkan data
b) Mengintorarasikan data
c) Mengusulkan alternatif tindakan
d) Mendiskusikan rencana-rencana yang sedang dipikirkan dengan berbagai hak dan memperoleh kesepakatan mereka atau memperoleh alasan mengapa rencana tersebut ditolak.
e) Mempersiapkan instruksi-instruksi tertulis dan dokumon-dokumen lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang merupakan realisasi daripada rencana yang telah ditetapkan.
f) Mengamati kegiatan-kegiatan oporasional dan kondisi kondisi yang dihadapi untuk rnengadakan apakah struksi-instruksi telah dijalankan dengan baik dan apakah instruksi tersebut menghambat atau mempelancar proses pencapaian tujuan.
g) Mengusahakan pertukaran informasi antara para petugas-petugas oporasional mongenai pelaksanaan untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan koordinasi.
h) Meberikan informasi dna nasehat kepada petugas-petugas oeorasional mengenai pelaksanaan tugas–tugas yang telah didelegasikan kepada mereka.

Referensi : http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ekma4333/1.3.htm http://www.anneahira.com/tugas-staff-administrasi.htm tanggal 29 Maret 2012