Kamis, 02 Agustus 2012

Persembahan Untukmu...

Masih teringat jelas akan kenangan indah yang pernah kita lewati bersama
walau tidak lama,
namun itu akan membuat cerita kehidupan sepanjang masa...

Banyak kisah yang terlewati
yang seharusnya dapat kita rangkai sepanjang kehidupan
namun,,takdir berkata lain
kau pergi tanpa pamit kehadapan pencipta
meninggalkan luka yang teramat sangat mendalam
maninggalkan sejuta kerinduan
meninggalkan permata, intan dan mutiara kehidupan
yang akan menjadi bekalmu kelak diakhirat...

Kini aku hanya mampu berdiri diatas peristirahatanmu
melihat tanah kering nan tandus
dengan tanaman-tanaman kering berduri
atas namamu...

Apapun yang terjadi,,
kami akan selalu mengingatmu,
merindukanmu,
mencintaimu,
menyayangimu,
mendoakanmu...

Tuhan,,
berikan tempat terindah untuknya
sayangi Ia seperti Ia menyanyangiku sewaktu kecil :)

      

Teruntuk yang telah melahirkankanku... 
My love will never disappear until whenever for you :*


Jumat, 29 Juni 2012

Pengaruh Teknologi Terhadap Budaya Organisasi


Pengertian Budaya Organisasi

Dalam buku Handbook of Human Resource Management Practice oleh Michael Armstrong pada tahun 2009, budaya organisasi atau budaya perusahaan adalah nilai, norma, keyakinan, sikap dan asumsi yang merupakan bentuk bagaimana orang-orang dalam organisasi berperilaku dan melakukan sesuatu hal yang bisa dilakukan. Nilai adalah apa yang diyakini bagi orang-orang dalam berperilaku dalam organisasi. Norma adalah aturan yang tidak tertulis dalam mengatur perilaku seseorang.

Pengertian di atas menekankan bahwa budaya organisasi berkaitan dengan aspek subjektif dari seseorang dalam memahami apa yang terjadi dalam organisasi. Hal ini dapat memberikan pengaruh dalam nilai-nilai dan norma-norma yang meliputi semua kegiatan bisnis, yang mungkin terjadi tanpa disadari. Namun, kebudayaan dapat menjadi pengaruh yang signifikan pada perilaku seseorang. Berikut adalah beberapa pengertian dari budaya organisasi:

•Budaya organisasi mengacu pada hubungan yang unik dari norma-norma, nilai-nilai, kepercayaan dan cara berperilaku yang menjadi ciri bagaimana kelompok dan individu dalam menyelesaikan sesuatu.
•Budaya merupakan sistem aturan informal yang menjelaskan bagaimana seseorang berperilaku dalam sebagian besar waktunya.
•Budaya Organisasi adalah sebuah pola asumsi dasar yang diciptakan, ditemukan atau dikembangkan oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan dalam  berperilaku dalam organisasi. Dimana akan diturunkan kepada anggota baru sebagai cara bagaimana melihat, berpikir, dan merasa dalam organisasi.
•Budaya adalah keyakinan, sikap dan nilai-nilai yang dipegang dan ada dalam sebuah organisasi.

Budaya itu sulit untuk didefinisikan karena memiliki struktur yang multidimensi dengan komponen yang berbeda pada setiap tingkat. Budaya juga bersifat dinamis dan selalu berubah dan menjadi relatif stabil pada jangka waktu yang singkat. Perlu waktu dalam merubah suatu budaya terutama dalam budaya organisasi.

Budaya merupakan alat perekat sosial dan menghasilkan kedekatan, sehingga dapat memperkecil diferensiasi dalam sebuah organisasi. Budaya organisasi juga memberikan makna bersama sebagai dasar dalam berkomunikasi dan memberikan rasa saling pengertian. Jika fungsi budaya ini tidak dilakukan dengan baik, maka budaya secara signifikan dapat mengurangi efisiensi organisasi.

Budaya organisasi memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut :


1)Menentukan hal penting yang mendasari organisasi, standar keberhasilan dan kegagalan harus bisa diukur.
2)Menjelaskan bagaimana sumber-sumber organisasi digunakan dan untuk kepentingan apa.
3)Menciptakan apa organisasi dan anggotanya dapat mengharap satu sama lain.
4)Membuat beberapa metode pengontrolan perilaku dalam keabsahan organisasi dan membuat yang lain tidak absah yaitu menentukan dimana kekuasaan terletak dalam organisasi dan bagaimana menggunakannya.
5)Menseleksi perilaku yang memungkinkan anggota terlibat atau tidak dan menentukan ganjaran dan   hukuman.
6)Menentukan suatu tatanan bagaimana anggota harus menciptakan kebersamaan antar anggota atau dengan orang di luar organisasi secara kompetitif, dan bekerja sama secara jujur, secara renggang atau secara bermusuhan.
7)Membangun anggotanya berhubungan dengan lingkungan luar secara agresif, eksplosif, bertanggungjawab dan proaktif.

Sedangkan Robins (1990 : 253) mencatat empat fungsi budaya organisasi, yaitu :
1) Membedakan satu organisasi dengan organisasi lainnya
2) Meningkatkan komitmen bersama
3) Menciptakan stabilitas system social
4) Mekanisme pengendalian yang memadu dan membentuk sikap dan perilaku karyawan.

Pengaruh teknologi terhadap kreativitas individu dan team

Kreativitas merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, yaitu kebutuhan akan perwujudan diri (aktualisasi diri) dan merupakan kebutuhan paling tinggi bagi manusia (Maslow, dalam Munandar, 2009). Pada dasarnya, setiap orang dilahirkan di dunia dengan memiliki potensi kreatif. Kreativitas dapat diidentifikasi (ditemukenali) dan dipupuk melalui pendidikan yang tepat (Munandar, 2009).
Dalam hal ini teknologi sangat membantu setiap individu dalam mengembangkan kreativitas yang dia miliki dengan memanfaatkan teknologi yang terus berkembang dengan itu setiap individu dapat dengan mudah menyampaikan atau memberikan kerativitas yang diamiliki untuk dipergunakan dalam membantu kinerja dia atau pun perusahaan tampat ia bekerja.
Dan juga dapat membantu setiap tim dalam mengumpulkan semua kreativitas dari anggota team dengan memanfaatkan teknologi yang ada , dan dengan teknologi yang ada team dapat dengan mudah memilih dengan baik kreativitas yang baik dan sesuai dengan team tersebut.


Sumber: 
http://id.shvoong.com/society-and-news/2172571-fungsi-budaya-organisasi/#ixzz1zAAtTcAN


Selasa, 05 Juni 2012

Kelompok Dalam Organisasi

Kelompok Dalam organisasi
A. Definisi Kelompok
Kelompok itu adalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaanya dan saling berinteraksi dan memiliki tujuan yang sama. Maka dari semua itu menimbulkan kelompok-kelompok sosial/social group, sehingga untuk terbentuknya suatu kelompok tersebut diperlukannya beberapa persyaratan, yaitu:

  • Adanya kesadaran sebagai dari suatu kelompok.
  • Memiliki suatu struktur,kaidah serta pola perilaku yang sama.
  • Mempunyai norma-norma yang mengatur hubungan di antara anggotanya.
  • Mempunyai kepentingan bersama.
  • Adanya interaksi dan komunikasi diantara anggotanya.


B. Jenis Kelompok
  • Kelompok formal
Pada kelompok ini ditandai dengan adanya peraturan dan Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART) yang ada. Anggotanya diangkat oleh organisasi.
Contoh dari kelompok ini adalah semua perkumpulan yang memiliki AD/ART

  • Kelompok informal
Merupakan suatu kelompok yang tumbuh dari proses interaksi, daya tarik, dan kebutuhan seseorang. Keanggotaan kelompok biasanya tidak teratur dan keanggotaanya biasanya ditentukan oleh daya tarik bersama dari individu dan kelompok. Kelompok ini terjadi pembagian tugas yang jelas tapi bersifat informal dan hanya berdasarkan kekeluargaan dan simpati.
Contoh dari kelompok ini adalah kelompok arisan.

C. Pengalaman
Saya memiliki pengalaman berorganisasi pada saat waktu bersekolah di tingkat menengah atas. Pada saat itu saya bergabung dalam organisasi kerohanian islam (ROHIS SMAN 109 JAKARTA) dan memeiliki jabatan sebagai bendahara, dimana didalam organisasi tersebut memiliki struktur dan aturan yang menyangkut setiap anggotanya.
Setiap anggota yang bergabung memiliki kesadaran akan peran dan aturan yang ada di dalam organisasi tersebut. Organisasi kerohanian Islam ini memiliki struktur dari ketua yang memiliki fungsi yang sangat besar hingga anggota biasa yang tergabung di dalamnya.
Pada setiap perayaan hari besar islam, organisai kami selalu mengadakan kegiatan berdasarkan momentum tersebut. Contohnya, Maulid Nabi Muhammad saw dan peryaan Isra’ Mi’raj.

D. Hambatan
Dalam berorganisasi banyak sekali hambatan yang melemahkan dan menguatkan organisasi kami. Tapi dengan adanya rasa sadar pada setiap anggota membuat semua hambatan kami lewati dengan mudah.
Hambatan yang dapat melemahkan dapat berupa rasa malas pada diri setiap anggota organisasi. Hal ini juga terjadi pada saya dan dapat mengakibatkan kurang kondusifnya dalam melaksanakan setiap program kerja yang ada sehingga tujuan dari organisasi menjadi kabur dari target yang telah di tetapkan.
Hambatan yang dapat menguatkan organisasi kami adalah identitas yang dimiliki seluruh anggota organisasi sehingga membuat kami benar-benar terjun dalam dunia yang lebih luas. Seperti saya yang menganggarkan dana dalam setiap acara yang akan dibuat membuat saya semakin mampu untuk melakukan manajemen dana yang tersedia agar dana tersebut dapat digunakan oleh setiap bagian yang memerlukan dana.

E. Solusi
Solusi yang ada dalam setiap hambatan adalah pemberian motivasi yang dilakukan secara internal dan eksternal oleh organisai.  Seseorang yang dikatakan sebagai leader dalam suatu organisasi memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan semangat jiwa setiap anggota organisasi.
Hal ini dapat di contohkan, bahwa seorang ketua ROHIS kami dapat memotivasi dan membangun semangat anggota-anggotanya, hal ini terbukti bahwa rekan kami menjadi juara di ajang perlombaan marawis dan nasyid.
Secara eksternal motivasi ini telah ada pada program kerja yang telah dibuat yaitu dengan mengadakan training motivasi yang dihadiri oleh trainer yang memiliki kualitas.

F. Pemecahan
Dalam berorganisasi, perlu disadari peran dan kewajiban yang dimiliki oleh setiap anggota.  Hubungan dalam setiap anggota menciptakan komunikasi yang baik, sehingga setiap anggota dapat memahami aturan yang berlaku dan sanksi yang akan didapat bila terbukti melanggar aturan tersebut. Hal ini dilakukan agar tujuan atau kepentingan bersama dapat dicapai dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan.


Jumat, 04 Mei 2012

Teori Pengambilan Keputusan

Pengambilan Keputusan adalah proses pemilihan alternatif solusi untuk suatu masalah. Dalam pengambilan keputusan, masalah adalah suatu kondisi yang tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Berdasarkan tersedianya pemecahan masalah, jenis keputusan yang biasanya muncul adalah :

- Keputusan terprogram : keputusan yg berulang-ulang dan rutin, sehingga dapat diprogram. Keputusan terprogram terjadi dan dilakukan terutama pd manajemen tkt bawah. Contoh : keputusan

- Keputusan tidak terprogram : keputusan yang tidak terjadi berulang-ulang dan tidak selalu terjadi. Keputusan ini terjadi di manajemen tingkat atas. Informasi untuk pengambilan keputusan tidak terprogram tidak mudah untuk didapatkan dan tidak mudah tersedia dan biasanya berasal dari lingkungan luar. Pengalaman manajer merupakan hal yang sangat penting didalam pengambilan keputusan tidak terprogram. Contoh : Keputusan untuk bergabung dengan perusahaan lain adalah contoh keputusan tidak terprogram yg jarang terjadi.


Sumber :
http://www.anneahira.com/pengambilan-keputusan.htm
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=keputusan%20terprogram&source=web&cd=2&sqi=2&ved=0CHAQFjAB&url=http://staffsite.gunadarma.ac.id/d_ikasari/index.php%3Fstateid%3Ddownload%26id%3D10105%26part%3Dfiles&ei=cuOjT-2kJYXtrAfzroCNBg&usg=AFQjCNHHLHuiMdKYCcVxVUrr1dz_wl8h_Q

Selasa, 24 April 2012

PERULANGAN PADA LINUX WITH C

PERULANGAN DALAM BAHASA C

Perintah perulangan dalam Bahasa C ada tiga macam:

1. for
Untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya

2. while
Untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Pengecekan kondisi akan dilakukan terlebih dahulu. Jika kondisi masih bernilai true, maka looping akan terus berlanjut.

3. do while
Untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Instruksi akan dijalankan lebih dahulu, kemudian dilakukan pengecekan kondisi apabila masih bernilai true maka looping akan terus berlanjut.


Bentuk Umumnya :

1. for
Syntax untuk menuliskan perintah for adalah sebagai berikut:

for(inisialisasi nilai; syarat pengulangan; perubahan nilai)
{ statement-yang-akan-diulang;}


2. while
Syntax penulisan while sebagai berikut:

while(syarat-pengulangan)
{ statement-yang-akan-diulang; }


3. do...while
Syntax penulisannya sebagai berikut:

do{ statement-yang-akan-diulang;
}while(syarat-pengulangan);



Contoh Program Sederhana Perulangan :

#include
main()
{
int i;
for(i=0; i<3;>
{
printf("YOU ARE BEAUTIFUL.!!\n");
}
return 0;
}


sumber : http://myth90.blogspot.com/2010/04/perulangan-dalam-bahasa-c.html

Berbahagialah...

Jangan biarkan kesedihan atas kesalahan dan kegagalan di masa lalu Anda, melemahkan semangat hidup Anda hari ini. MASA LALU TIDAK menjadi penentu masa depan.
Bersedia diri untuk tidak mengulangi hubungan kemarahan destruktif, keputusan ceroboh, dan berbicara yang tidak berhati-hati ...
Masukkan waktu baru, jiwa yang baru. Engkau jiwa yang baik yang memiliki hak untuk bahagia.


Orang-orang yang menyesal, sakit hati, atau disiksa tetapi segera bekerja keras setelah shalat, lebih mudah untuk mencapai perdamaian, bukan orang yang hanya mencair di ratapan dan keluhan tapi tidak melakukan apapun untuk mencegah masalah yang sama.

Ingat, semua penderitaan adalah pemberitahuan untuk memperkuat diri mereka sendiri, seperti semua menyenangkan adalah pemberitahuan untuk berhati-hati.


Berikan semua yang berada di luar kemampuan Anda kepada Tuhan, yang ada hanyalah waktu terbaik dan pemecahan masalah.
Jaga jiwa yang baik.
Ingat, kebaikan adalah jalan kebahagiaan ....
Seiring dengan melakukan yang baik, membuka pintu di langit yang dituangkan berkat-berkat dari surga untuk orang-orang yang berbuat baik.
hadiah pertama untuk orang-orang yang berbuat baik adalah kebahagiaan.. :)

Lirik Lagu Bunda...



Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda

Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Reff:
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang

Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya

Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan

Back to reff

Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku...